Jumat, 02 Januari 2009

Air mata bahagia or duka

pertanyaan yang mungkin hanya dijawab dengan senyman miris diantara ucapan selamat yang ditujukan kepadaku tersimpan duka lara orangtuaku demi melihat buah hati putri tercinta mengembara didunia tak bertuan (hehe...sori terlalu sarkasme), tapi memang begitulah kenyataannya ketika pertama kali beliau mengantarkan ku kesini, bantaran sungai batanghari ini, air mata beliau menetes beliau tiadak rela, tapi aku terus berdiri tegar menjadi orang yang kuat demi mengabdi kepada negara tercinta. arus air yag bergemuruh berwarna coklat tua menyurutkan semangat yang serta waktu itu, belum lagi medan yang harus ditempuh sebelum sampai pada muara sungai ini memaksa kami harus offroad bertarung dengan lumpur dan lubang jalanan....petualangan yang luar biasa untuk awal yag tak diduga. Pengalaman pertama ini harus tak harus kuucapakan terima kasih yng tak hingga kepada pendukung pendukung setiaku, spesial kakak tercita Yahya yang terlalu berani demi aku adiknya. ibundaku tercinta yang dengan uraian air mata menghantarkan aku anaknya kemedan perjuangan, Bapakku walau dengan rasa takut tetap setia menemani ketujuan, kepada seseorang yang kukenal dengan nama Pak Am, yang menguatkanku dan memberikan petunjuk hingga selamat sampai ke tempat yang bukan tujuanku. itulah awal segalanya yang kelak akan membuat kisah laskar pelangi sesion 2

2 komentar:

  1. bisa di jelaskan lebih jelas ga keadaan di sangir perjalanannya dan tempat kamu kerja
    biar seru

    BalasHapus
  2. dahsyat,,kata-katanya menyentuh banget cuyy. nama inonk nya mana ?!

    BalasHapus